PPID Sekolah Pertanian Pembangunan Negeri Kupang

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Sekolah Pertanian Pembangunan Negeri Kupang

Duta Petani Milenial Kementan Berbagi Inspirasi di Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh




 

Pada Senin (03/05), Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian Gestianus Sino berbagi inspirasi pada kegiatan Bimbingan Teknis (bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh. Bimtek tersebut merupakan kerjasama antara BPPSDMP Kementerian Pertanian melalui SMK-PP Negeri Kupang dengan Komisi IV DPR RI. Pada acara yang digelar di Desa Kuimasi Kabupaten Kupang itu, Gestianus Sino yang dikenal sebagai pemilik CV. GS Organik menjelaskan betapa bagusnya potensi usaha pertanian di NTT apabila dikelola dengan inovatif.

“NTT memiliki potensi 1,5 juta lahan kering yang masih belum diolah dengan optimal. Jadi uang itu sebenarnya bukan hanya berada di Kalimantan, Bali atau Jawa”, tutur Gestianus. Menurutnya sangat disayangkan apabila generasi muda NTT pergi merantau ke tanah orang. Baginya, masih banyak hal yang bisa dikerjakan di tanah kelahiran NTT, salah satunya adalah bertani.

“Sebab sudah dipastikan setiap manusia di bumi ini butuh makan”, ia menambahkan. Semangatnya itu senada dengan ungkapan Menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa, “Sektor pertanian adalah sektor yang sangat strategis, karena selama manusia masih hidup, pasti akan membutuhkan pangan” Apalagi dalam masa pandemi seperti sekarang ini. Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan, sektor pertanian tidak boleh berhenti dan terus menyediakan pangan bagi 26,7 juta masyarakat Indonesia.

Dalam bimtek itu, Gesti juga menjelaskan usaha tani tidak bisa dilakukan dengan cara-cara konvensional. Petani harus kritis dalam menerima anjuran produk atau teknologi. Petani harus menjadi pengamat di lahan tani-nya sendiri. Petani juga harus kreatif dalam melihat peluang pasar dan menggunakan teknologi.

Sosok yang biasa dipanggil Gesti itu memulai usaha pertanian di November 2013. Visinya adalah membebaskan masyarakat dari kelaparan dan kemiskinan. Untuk mewujudkan visi tersebut, ia memulai pertanian organik terpadu. Tidak hanya menggenjot produksi, Gesti juga berkomitmen menghasilkan produk pertanian yang sehat bagi masyarakat.

Berbagai produk pertanian ia hasilkan, mulai dari berbagai jenis sayur-sayuran, buah, ayam kampung, ikan lele, pupuk kompos, hingga instalasi hidroponik. Ia memasarkan produknya ke hotel-hotel seputaran Kota Kupang dan swalayan. Gesti juga memasarkan produknya secara online.

Disamping produk yang ia hasilkan, Gesti saat ini juga melayani konsultasi pertanian dan menjadi fasilitator pertanian. Ia kerap diundang sebagai narasumber praktik pertanian di sekolah, pesantren dan kampus di NTT. Tidak berhenti disitu, CV. GS Organik juga menjadi tempat praktik mahasiswa baik dari NTT maupun luar NTT.

Dengan keberhasilannya itu, Gesti mengajak 30 peserta yang terdiri dari petani dan penyuluh untuk bermitra. Ajakan tersebut pun disambut antusias oleh peserta bimtek. Kepala SMK-PP Negeri Kupang yang hadir dalam bimtek tersebut menyatakan harapannya agar bimtek tersebut dapat memberikan semangat dan dapat membuka kesempatan-kesempatan baik bagi para peserta.